»

Feb 03

POLTEKOM Berperan Aktif dalam Pendampingan POSDAYA di Kota Malang

Posdaya (Pos Pemberdayaan Keluarga) merupakan program yang dipelopori oleh Yayasan Dana Sejahtera Mandiri yang merupakan forum silaturahmi, advokasi, komunikasi, informasi, edukasi dan sekaligus bisa dikembangkan menjadi wadah koordinasi kegiatan penguatan fungsi-fungsi keluarga secara terpadu. Dalam hal-hal tertentu bisa juga menjadi wadah pelayanan keluarga secara terpadu, yaitu pelayanan pengembangan keluarga secara berkelanjutan, dalam berbagai bidang, utamanya agama, pendidikan, kesehatan, wirausaha dan lingkungan hidup, sehingga keluarga secara harmonis bisa tumbuh mandiri di desanya.

Oleh kerena itu, program-program yang ditawarkan Posdaya mendukung penyegaran fungsi-fungsi keluarga, yaitu fungsi keagamaan, fungsi budaya, fungsi cinta kasih, fungsi perlindungan, fungsi reproduksi dan kesehatan, fungsi pendidikan, fungsi ekonomi, dan fungsi lingkungan. Penguatan fungsi-fungsi utama tersebut diharapkan dapat memungkinkan setiap keluarga  makin mampu membangun dirinya menjadi keluarga sejahtera dan mandiri, dan keluarga yang sanggup menghadapi tantangan masa depan dengan lebih baik.

Dalam pelaksanaanya, peran Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) dari perguruan tinggi dibutuhkan dalam pendampingan Posdaya. Kegiatan Posdaya disesuaikan dengan kondisi masyarakat masing-masing sesuai dengan potensi, preferensi dan kemampuan warga setempat yang bertujuan untuk penguatan fungsi-fungsi keluarga yang menjadi tujuan utama dari kegiatan tersebut. Kegiatan yang bersifat stimulus bisa dilakukan untuk kelompok Posdaya yang baru terbentuk, namun pada kelanjutanya diharapkan kegiatan yang dijalankan merupakan kegiatan oleh, dari, dan untuk masyarakat setempat  sebagai upaya memberdayakan keluarga sejahtera dan kesejahteraan rakyat secara luas.

Kota Malang berkembang menjadi salah satu kota besar di Jawa Timur dimana kota ini mempunyai potensi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat yang masih beragam. Banyak Keluarga di Kota Malang yang keadaan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat yang masih lemah. Kondisi ini mengisyaratkan perlunya implementasi dan pengembangan model Posdaya yang efektif dan efisien sehingga mempunyai kinerja yang baik dalam upaya membantu terwujudnya keluarga sejahtera dan mandiri. Hal ini juga sejalan dengan prioritas pemerintah kota Malang yaitu pengembangan bidang ekonomi masyarakat khususnya menengah kebawah menuju peningkatan kesejahteraan dan kemandirian keluarga.

Politeknik Kota Malang (POLTEKOM) merupakan salah satu dari 32 perguruan tinggi yang ikut menandatangani MoU dengan Pemkot Malang pada tanggal 27 Februari 2014 dalam hal pembentukan dan pendampingan Posdaya di kota Malang.  Potensi keilmuan di Poltekom adalah bidang-bidang teknik merupakan potensi yang  bisa ditawarkan untuk mendukung kegiatan Posdaya di masyarakat. Namun demikian, kegiatan yang dilakukan merupakan hasil sinkronisasi potensi perguruan tinggi dan preferensi dari masyarakat masyarakat.

Sebagai tindak lanjut dari MoU tersebut, LPPM Poltekom langsung terjun ke wilayah pendampingan yaitu di kelurahan Sawojajar dan Madyopuro. Adapun kegiatan terkait Posdaya yang sudah dilaksanakan di tahun 2014:

  • Sosialisasi dan koordinasi Posdaya ke kelurahan Sawojajar dan Madyopuro
  • Pembentukan 4 kelompok Posdaya di RT06 RW12 Kel. Sawojajar
  • Identifikasi potensi produk anggota Posdaya
  • Kegiatan penguatan berupa pelatihan online marketing
  • Pelatihan kerajinan dari barang-barang bekas
  • Pembuatan website UMKM sebagai etalase online dari produk anggota Posdaya.
Sosialisasi POSDAYA di pertemuan PKK RT06 RW12 Kelurahan Sawojajar

Sosialisasi POSDAYA di pertemuan PKK RT06 RW12 Kelurahan Sawojajar

Pelatihan Online Marketing

Pelatihan Online Marketing

Pelatihan Kerajinan dari Bahan-bahan Bekas

Pelatihan Kerajinan dari Bahan-bahan Bekas

 

(LPPM)