<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>LPPM POLTEKOM</title>
	<atom:link href="https://lppm.poltekom.ac.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lppm.poltekom.ac.id</link>
	<description>Politeknik Kota Malang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Jan 2026 07:23:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://lppm.poltekom.ac.id/wp-content/uploads/2025/04/cropped-logo-32x32.png</url>
	<title>LPPM POLTEKOM</title>
	<link>https://lppm.poltekom.ac.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kemdiktisaintek Gelontorkan Rp123,9 Miliar untuk Program Riset Konsorsium, Mahasiswa Berdampak, dan Pengabdian kepada Masyarakat</title>
		<link>https://lppm.poltekom.ac.id/kemdiktisaintek-gelontorkan-rp1239-miliar-untuk-program-riset-konsorsium-mahasiswa-berdampak-dan-pengabdian-kepada-masyarakat/</link>
					<comments>https://lppm.poltekom.ac.id/kemdiktisaintek-gelontorkan-rp1239-miliar-untuk-program-riset-konsorsium-mahasiswa-berdampak-dan-pengabdian-kepada-masyarakat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Publikasi LPPM]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 08:36:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lppm.poltekom.ac.id/?p=859</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta &#8211; Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) melaksanakan penandatanganan kontrak pelaksanaan Program Riset Konsorsium Unggulan Berdampak (RIKUB), Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Wilayah dan Kewirausahaan, serta Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img decoding="async" src="https://lppm.poltekom.ac.id/wp-content/uploads/2026/01/pexels-thisisengineering-3862605-1-683x1024.jpg" alt="pexels thisisengineering 3862605" class="wp-image-862" style="aspect-ratio:0.667009435404305;width:473px;height:auto"/></figure>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Jakarta &#8211; Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) melaksanakan penandatanganan kontrak pelaksanaan Program Riset Konsorsium Unggulan Berdampak (RIKUB), Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Wilayah dan Kewirausahaan, serta Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Batch III bersama sejumlah perwakilan perguruan tinggi, Rabu (10/9).</p>



<p>Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memaksimalkan kualitas riset di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa Ditjen Risbang telah merumuskan kebijakan agar pendanaan yang relatif terbatas tetap mampu menghasilkan penelitian yang berdampak luas.</p>



<p>“Ditjen Risbang telah melakukan formulasi agar riset berkualitas tetap dapat dimaksimalkan meski dengan dukungan dana yang terbatas. Saya berharap capaian yang ada dapat terus dirawat, karena saya yakin banyak penelitian unggul yang bisa kita dorong menuju hilirisasi,” tegas Menteri Brian.</p>



<p>Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai garda terdepan dalam menghadirkan solusi atas persoalan nasional, salah satunya melalui riset pengelolaan sampah.</p>



<p>“Jika hasil riset ini diterapkan di seluruh kampus, perguruan tinggi tidak hanya mampu mengelola sampahnya sendiri, tetapi juga berkontribusi terhadap pengelolaan lingkungan sekitar, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujar Menteri Brian.</p>



<p>Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan (Dirjen Risbang), Fauzan Adziman, dalam laporannya memaparkan rincian alokasi pendanaan. Program Riset Konsorsium Unggulan Berdampak (RIKUB) memperoleh alokasi sebesar Rp45,4 miliar untuk mendanai 82 proposal. Sementara itu, Program Mahasiswa Berdampak mendapatkan dukungan pendanaan sebesar Rp30,1 miliar untuk 263 proposal.</p>



<p>Pada bidang pengabdian kepada masyarakat, Skema Pemberdayaan Berbasis Wilayah dan Kewirausahaan dialokasikan dana sebesar Rp13,7 miliar untuk 101 judul proposal dari 67 perguruan tinggi. Selain itu,&nbsp;Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Batch III memperoleh pendanaan sebesar Rp34,7 miliar yang mendukung 948 judul proposal dari 434 perguruan tinggi.</p>



<p>“Melalui program-program ini, kami berharap riset dan inovasi dapat berkembang secara nyata dan langsung menjawab kebutuhan masyarakat,” jelas Dirjen Fauzan.</p>



<p>Program RIKUB merupakan skema riset kolaboratif yang mendorong sinergi antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan industri (DUDI), Badan Usaha Milik Negara/Daerah (BUMN/BUMD), lembaga pemerintah, hingga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Program ini dirancang untuk menjembatani “valley of death”, yaitu fase kritis ketika banyak inovasi potensial gagal mencapai tahap hilirisasi produk.</p>



<p>Sementara itu, Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat oleh BEM dirancang untuk memperkuat peran mahasiswa sebagai pelaku utama pembangunan sosial melalui wadah organisasi mahasiswa. Melalui kepemimpinan dan gerakan BEM, generasi muda diberi ruang strategis untuk merancang program ilmiah, memanfaatkan hasil riset sebagai dasar intervensi, serta berkontribusi langsung dalam memecahkan persoalan riil di masyarakat. Program ini tidak hanya mendorong aksi sosial, tetapi juga menumbuhkan budaya reflektif, berpikir kritis, dan kolaboratif dengan pendekatan partisipatif bersama masyarakat.</p>



<p>Program Pengabdian kepada Masyarakat dirancang Kemdiktisaintek untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat. Melalui Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Batch III, program ini memberi kesempatan tambahan bagi perguruan tinggi untuk berpartisipasi lebih luas dan inklusif. Dosen dan mahasiswa didorong terlibat aktif dalam merancang serta melaksanakan solusi atas persoalan nyata di lapangan, dengan menempatkan masyarakat sebagai mitra utama dalam setiap tahap kegiatan.</p>



<p>Di sisi lain, Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Wilayah dan Kewirausahaan merupakan salah satu inisiatif strategis Kemdiktisaintek yang berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat melalui dua pendekatan utama: berbasis potensi wilayah dan pengembangan kewirausahaan. Program ini dirancang untuk mendorong lahirnya solusi nyata atas permasalahan lokal, sekaligus mengoptimalkan keunggulan daerah agar memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.</p>



<p>Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Ditjen Risbang, I Ketut Adnyana, menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada para penerima bantuan operasional yang hadir dalam acara penandatanganan kontrak. Ia menegaskan bahwa Kemdiktisaintek siap memberikan bimbingan teknis apabila diperlukan guna mendukung kelancaran pelaksanaan program.</p>



<p>“Kami memiliki dua harapan untuk skema-skema ini: pertama, dampak yang nyata bagi penerima bantuan maupun masyarakat sasaran; kedua, terjalinnya kolaborasi yang sehat, bukan kompetisi,” pungkas Direktur Ketut.</p>



<p>Melalui berbagai skema pendanaan tersebut, Kemdiktisaintek menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem riset dan pengabdian yang berkelanjutan. Sinergi antara perguruan tinggi, mahasiswa, industri, dan masyarakat diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang tidak berhenti di laboratorium, tetapi benar-benar memberi manfaat nyata bagi pembangunan bangsa.</p>



<p></p>



<p><strong>#DiktisaintekBerdampak</strong></p>



<p><strong>#DiktisaintekSigapMelayani</strong></p>



<p><strong>#Poltekomberita</strong></p>



<p><strong>#infoPOLTEKOM</strong></p>



<p><strong><strong>#Kampustransformatif</strong></strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lppm.poltekom.ac.id/kemdiktisaintek-gelontorkan-rp1239-miliar-untuk-program-riset-konsorsium-mahasiswa-berdampak-dan-pengabdian-kepada-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Buku Panduan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2025</title>
		<link>https://lppm.poltekom.ac.id/buku-panduan-penelitian-dan-pengabdian-kepada-masyarakat-tahun-2025/</link>
					<comments>https://lppm.poltekom.ac.id/buku-panduan-penelitian-dan-pengabdian-kepada-masyarakat-tahun-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[adminlppm]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jul 2025 15:48:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lppm.poltekom.ac.id/?p=51</guid>

					<description><![CDATA[Berikut BUKU PANDUAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PERGURUAN TINGGI AKADEMIK TAHUN 2025 dapat diunduh melalui :]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Berikut BUKU PANDUAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PERGURUAN TINGGI AKADEMIK TAHUN 2025 dapat diunduh melalui : </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lppm.poltekom.ac.id/buku-panduan-penelitian-dan-pengabdian-kepada-masyarakat-tahun-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemdiktisaintek Luncurkan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025</title>
		<link>https://lppm.poltekom.ac.id/kemdiktisaintek-luncurkan-program-penelitian-dan-pengabdian-kepada-masyarakat-tahun-2025/</link>
					<comments>https://lppm.poltekom.ac.id/kemdiktisaintek-luncurkan-program-penelitian-dan-pengabdian-kepada-masyarakat-tahun-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Publikasi LPPM]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2025 04:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lppm.poltekom.ac.id/?p=871</guid>

					<description><![CDATA[Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan secara resmi meluncurkan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025. Acara peluncuran ini diselenggarakan secara daring melalui kanal YouTube Kemdiktisaintek pada Senin (3/3/2025). Program pendanaan kompetitif ini akan dibuka mulai 10 Maret hingga 7 April...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://suarapemerintah.id/author/syifa/"></a></p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" src="https://lppm.poltekom.ac.id/wp-content/uploads/2026/01/pexels-lagosfoodbank-8042458-1024x683.jpg" alt="pexels lagosfoodbank 8042458" class="wp-image-874" title="IMG-20250304-WA0014"/></figure>



<p>Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan secara resmi meluncurkan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025. Acara peluncuran ini diselenggarakan secara daring melalui kanal YouTube Kemdiktisaintek pada Senin (3/3/2025).</p>



<p>Program pendanaan kompetitif ini akan dibuka mulai 10 Maret hingga 7 April 2025. Pengusulan proposal dilakukan melalui platform Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA). Kemdiktisaintek mengundang para dosen untuk mengajukan proposal berkualitas yang dapat mendorong inovasi berbasis sains dan teknologi serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia.</p>



<p>Dalam program ini, Kemdiktisaintek menetapkan delapan bidang fokus riset, yaitu: pangan, energi terbarukan, kesehatan (obat), transportasi, rekayasa keteknikan, pertahanan keamanan, kemaritiman, sosial humaniora-pendidikan-seni-budaya, serta bidang riset lainnya. Fokus riset ini diharapkan mampu menghadirkan solusi inovatif guna memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan sosial.</p>



<p>Program ini selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa investasi dalam riset dan inovasi merupakan pilar penting bagi Indonesia untuk mencapai status negara maju dan makmur.</p>



<p>Senada dengan itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, menambahkan bahwa riset merupakan faktor kunci dalam pembangunan SDM Indonesia secara keseluruhan dan sumber inovasi untuk pertumbuhan ekonomi.</p>



<p>“Setiap rupiah yang kita investasikan dalam penelitian memiliki dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara keseluruhan di dunia, peningkatan riset sebesar 10 persen dalam jangka pendek dapat mendorong pertumbuhan GDP (Gross Domestic Product) sebesar 0,2 persen, dan dalam jangka panjang dapat mencapai 0,9 persen,” jelas Wamen Stella Christie.</p>



<p>Peluncuran program ini turut dihadiri oleh Wamendiktisaintek Fauzan, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Fauzan Adziman, serta Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat I Ketut Adnyana. Dalam kesempatan tersebut, Fauzan Adziman memaparkan mengenai program penelitian yang terdiri dari skema penelitian dasar dan skema penelitian terapan, serta program pengabdian kepada masyarakat yang terdiri dari skema pemberdayaan berbasis masyarakat, pemberdayaan berbasis kewirausahaan, dan pemberdayaan berbasis wilayah.</p>



<p>Dengan adanya program ini, Kemdiktisaintek berharap dapat membangun ekosistem riset yang lebih kuat, meningkatkan daya saing nasional, serta menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.</p>



<p><strong>#kemdiktisaintek</strong></p>



<p><strong>#beritaPoltekom</strong></p>



<p><strong>#poltekom info</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lppm.poltekom.ac.id/kemdiktisaintek-luncurkan-program-penelitian-dan-pengabdian-kepada-masyarakat-tahun-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pendanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2024 Meningkat Pesat</title>
		<link>https://lppm.poltekom.ac.id/pendanaan-penelitian-dan-pengabdian-kepada-masyarakat-tahun-2024-meningkat-pesat/</link>
					<comments>https://lppm.poltekom.ac.id/pendanaan-penelitian-dan-pengabdian-kepada-masyarakat-tahun-2024-meningkat-pesat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Publikasi LPPM]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jun 2024 05:02:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lppm.poltekom.ac.id/?p=876</guid>

					<description><![CDATA[Jumlah proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang akan didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) pada tahun 2024 meningkat pesat. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat M. Faiz Syuaib saat acara Penandatanganan Kontrak Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2024 di Jakarta pada Selasa (11/6)....]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" src="https://lppm.poltekom.ac.id/wp-content/uploads/2026/01/pexels-defrinomaasy-31679223-1024x732.jpg" alt="pexels defrinomaasy 31679223" class="wp-image-877"/></figure>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Jumlah proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang akan didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) pada tahun 2024 meningkat pesat. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat M. Faiz Syuaib saat acara Penandatanganan Kontrak Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2024 di Jakarta pada Selasa (11/6).</p>



<p>Faiz menjelaskan bahwa jumlah proposal riset yang akan didanai tahun ini hampir dua kali lipat dibandingkan tahun 2023. Pada tahun 2023, jumlah proposal riset yang didanai tercatat 8.343 proposal dengan rincian 6.441 proposal penelitian dan 1902 proposal pengabdian kepada masyarakat, sedangkan pada tahun 2024 ini, proposal yang didanai berjumlah 14.631 proposal dengan rincian 11.980 proposal penelitian dan 2.651 proposal pengabdian kepada masyarakat.&nbsp;&nbsp;Jumlah proposal tersebut belum termasuk proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang akan didanai pada tahap kedua dengan mekanisme melalui tahapan bimbingan teknis perbaikan proposal sebelum diseleksi kembali.</p>



<p>Lebih lanjut, Faiz mengapresiasi tingginya tingkat partisipasi kampus dalam program penelitian dan pengabdian masyarakat tahun ini. Ia menyebut setidaknya setengah dari jumlah perguruan tinggi di Indonesia berpartisipasi dalam program ini. Sedangkan untuk partisipasi dosen, setidaknya sepertiga dosen di Indonesia berpartisipasi dalam pengajuan proposal.</p>



<p>“Hal ini patut kita apresiasi, meskipun dari sisi tingkat kelolosan masih rendah berkisar di angka 40 persen,” imbuh Faiz.</p>



<p>Selain itu, Faiz berpesan kepada penerima pendanaan untuk senantiasa menjaga kualitas riset dan luarannya sesuai dengan apa yang telah dijanjikan di proposal.</p>



<p>“Kita harus memastikan kualitas riset harus sesuai dengan proposal yang diajukan. Apabila hasil yang dijanjikan tidak sesuai berarti kita berhutang terhadap dana yang diberikan oleh negara,” pesan Faiz.</p>



<p>Faiz juga berharap kampus-kampus dengan klaster mandiri berperan aktif melakukan monitoring dan pendampingan dalam program riset dan pengabdian kepada masyarakat sehingga dapat turut menjaga kualitas riset sesuai dengan harapan dan target yang telah ditetapkan.</p>



<p>Pada tahun 2024 ini terdapat beberapa skema yang dibuka untuk pendanaan program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk skema penelitian terdiri dari skema penelitian dasar, penelitian terapan, dan penelitian kerja sama luar negeri, sementara untuk skema pengabdian kepada masyarakat terdiri dari skema pemberdayaan masyarakat berbasis kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat berbasis kewirausahaan, dan pemberdayaan masyarakat berbasis kewilayahan.</p>



<p>“Pada tahun ini dibuka skema baru penelitian yang bersifat afirmatif dan skema penelitian yang bersifat kolaboratif dengan tujuan meningkatkan partisipasi, distribusi, dan kesempatan bagi para dosen di seluruh tanah air,” ungkap Faiz.</p>



<p>Sementara itu Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Luthfi Ilham Ramdhani menjelaskan bahwaterdapat perubahan tahapan pencairan dana program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun anggaran 2024 dibandingkan pada tahun sebelumnya. Pada tahun 2024, pencairan dana riset dan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam dua termin. Pada termin I akan dilakukan pencairan dana sebesar 80 persen, sedangkan untuk termin II dilakukan pencairan dana sebesar 20 persen.</p>



<p><strong>#beritapoltekom</strong></p>



<p><strong>#poltekominfo</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lppm.poltekom.ac.id/pendanaan-penelitian-dan-pengabdian-kepada-masyarakat-tahun-2024-meningkat-pesat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Apresiasi Capaian Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat</title>
		<link>https://lppm.poltekom.ac.id/direktorat-riset-teknologi-dan-pengabdian-kepada-masyarakat-apresiasi-capaian-penelitian-dan-pengabdian-kepada-masyarakat/</link>
					<comments>https://lppm.poltekom.ac.id/direktorat-riset-teknologi-dan-pengabdian-kepada-masyarakat-apresiasi-capaian-penelitian-dan-pengabdian-kepada-masyarakat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Publikasi LPPM]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Dec 2023 07:16:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lppm.poltekom.ac.id/?p=882</guid>

					<description><![CDATA[Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengapresiasi pencapaian pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh para dosen dan Perguruan Tinggi. Pada malam Anugerah Diktiristek 2023 yang dilaksanakan pada Rabu (13/12) di Jakarta, sebanyak 55 penghargaan Anugerah Riset,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" src="https://lppm.poltekom.ac.id/wp-content/uploads/2026/01/pexels-anna-nekrashevich-6801648-1024x683.jpg" alt="pexels anna nekrashevich 6801648" class="wp-image-883"/></figure>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengapresiasi pencapaian pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh para dosen dan Perguruan Tinggi. Pada malam Anugerah Diktiristek 2023 yang dilaksanakan pada Rabu (13/12) di Jakarta, sebanyak 55 penghargaan Anugerah Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat diberikan kepada perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta, termasuk dosen berprestasi pelaksana penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.</p>



<p>Terdapat 8 Kategori Anugerah Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat yang meliputi Kategori Penelitian (BIMA Award), Kategori Pengabdian Kepada Masyarakat (BIMA Award), Kategori&nbsp;Apresiasi Pelopor Pelaksana Kosabangsa Tahun 2022 (Kosabangsa Award), Kategori Publikasi (Garuda Award), Kategori Hak Kekayaan Intelektual (Garuda Award), Kategori Dosen Berprestasi (SINTA Award), Kategori&nbsp;Institusi dengan peningkatan Kinerja Terbaik periode 2020-2022 (SINTA Award), serta Kategori Institusi dengan total Sinta Skor terbaik periode 2020-2022 (SINTA Award).</p>



<p>Direktur Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Ditjen Diktiristek M. Faiz Syuaib mengatakan bahwa Anugerah Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat merupakan bentuk apresiasi kepada pemangku kepentingan DRTPM yang telah melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dibagi dalam beberapa kategori sesuai dengan lingkup serta capaiannya.</p>



<p>“Transformasi proses bisnis dan tata kelola program DRTPM yang berlangsung akseleratif dalam dua tahun terakhir ini mulai dapat dirasakan hasilnya, khususnya dalam peningkatan capaian yang fokus pada peningkatan kualitas, bukan hanya kuantitas semata. Platform SINTA dan BIMA turut mendorong perguruan tinggi untuk menghasilkan penelitian yang berkualitas tinggi dan relevan yang berdampak bagi masyarakat,” ujar Faiz.</p>



<p><em>Science and Technology Index</em>&nbsp;(SINTA), Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA), serta Garba Rujukan Digital (GARUDA) sebagai bagian transformasi Sistem Informasi dan Manajemen DRTPM dalam membangun sinergi dan kolaborasi perguruan tinggi menuju Indonesia unggul dijadikan Kategori Award dalam Anugerah Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat tersebut. Begitu pula dengan Program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) yang turut diapresiasi pelaksanaannya dalam Kategori Apresiasi Pelopor Pelaksana Kosabangsa Tahun 2022.</p>



<p>Selain memberikan 55 penghargaan Anugerah Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat pada pelaksanaan Anugerah Diktiristek 2023, Ditjen Diktiristek melalui DRTPM turut meluncurkan Katalog Riset Perguruan Tinggi Bidang Fokus Pangan, Kesehatan dan Obat Tahun 2022. Buku Katalog Riset dihadirkan sebagai upaya mem-<em>profilling</em>&nbsp;riset perguruan tinggi yang menggambarkan kekuatan serta keunggulan riset masing-masing perguruan tinggi untuk dapat dipetakan, disinergikan, dan dikolaborasikan dengan perguruan tinggi lainnya, baik nasional maupun internasional, termasuk lembaga/instansi pemerintah dan industri.</p>



<p>“DRTPM akan selalu mendorong dan memfasilitasi para dosen dalam melaksanakan kegiatan riset dengan anggaran Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) penelitian guna mendukung peningkatan kuantitas dan kualitas riset dan inovasi perguruan tinggi yang mampu menjadi solusi atas berbagai permasalahan di masyarakat, yang pada akhirnya akan turut mendukung peningkatan daya saing bangsa, dan kesejahteraan rakyat secara terprogram dan berkelanjutan,” pungkas Faiz.</p>



<p><strong>#beritaPoltekom</strong></p>



<p><strong>#poltekominfo</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lppm.poltekom.ac.id/direktorat-riset-teknologi-dan-pengabdian-kepada-masyarakat-apresiasi-capaian-penelitian-dan-pengabdian-kepada-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
